Sabang, The Lonely Island

You may also like...

2 Responses

  1. Ki says:

    Masih menunggu sambungan tulisan ini.

    Ade,

    Kalimat ini tidak efektif, “. . . Sedikit-sedikit, jalan mulai menanjak, lalu menurun, lalu memutar, tapi ada tanjakannya.”

    Kalimat “. . . gajah asli, lalu dikutuk menjadi batu,” itu referensinya apa? Ki gak pernah dengar tentang itu sebelumnya. Yang ada mitos yang berkembang di masyarakat yaitu Tapak Gajah (salah satu dari cerita keramat 44 Sabang).

    Lonely Island-nya juga tidak diperjelas maknanya apa. “Kesepian yang bagaimana?” Dari jumlah penduduk, Sabang memang tidak begitu padat. Dari segi jumlah pulau, Sabang tidak sendiri,ada pulau-pulau kecil mengelilinginya.

  2. Ivan says:

    Assalammualaikum Ade,
    saya Ivan, beberapa tahun yang lalu saya pernah ikut acara FLP Nasional di Depok dan bertemu dengan bang Iqbal (FLP Sabang) yang ada di foto Ade..
    Akan tetapi kita sudah hilang kontak semenjak 2 tahun yang lalu, kalau ade berkenan bisa tolong kirimkan kontak (hp, email, facebook) bang Iqbal?
    ke alamat email saya di aditiayunus@rocketmail.com.

    Terimakasih.
    Ivan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: