Category: Editorial

Inilah Lima Karya Terakhir Chaerul Umam dan Pesan di Dalamnya 1

Inilah Lima Karya Terakhir Chaerul Umam dan Pesan di Dalamnya

Film-film ini menyiratkan pesan tentang cinta yang hakiki. Cinta yang disandarkan atas cinta-Nya. Sebuah pesan yang mungkin selama ini belum diketahui oleh masyarakat kebanyakan. Bahwa sebuah hubungan dua anak manusia baru sah manakala akad telah diucapkan. selama belum terjadi akad maka hubungan antara keduanya tidak dibenarkan dan tidak ada dalam syariat Islam

Saya, Mursi dan Ikhwanul Muslimin 3

Saya, Mursi dan Ikhwanul Muslimin

Mursi tak pernah memberi kita apa-apa. Ikhwanul Muslimin juga tidak. Mesir? Apa pernah menggelontorkan bantuan untuk Indonesia agar terlepas dari hutang? Tidak juga. Tapi, kenapa bisa kita mencintai Mesir, Mursi, Ikhwanul Muslimin, rakyat Palestina dan rakyat Mesir?

Lomba Gramedia Writing Project 3

Lomba Gramedia Writing Project

Dicari! Calon penulis berbakat yang siap dibimbing oleh Clara Ng dan dimentori oleh para editor Gramedia Pustaka Utama. Seleksi 1 Tulis karya fiksimu berjumlah 1000-1200 kata, pilih salah satu tema: MetroPop, Horror/Thriller, atau Remaja. Karya bisa...

LOMBA MENULIS NOVEL REMAJA “Ter-TEEN” 0

LOMBA MENULIS NOVEL REMAJA “Ter-TEEN”

19 Juli 2013 pukul 9:15 Hello Guys, 13 adalah angka sering dianggap keramat, menyeramkan, dan negatif lainnya. Tapi bagi DIVA Press Group, 13 adalah usia yang dewasa, matang, dan mapan. Untuk merayakan ulang tahun...

Empati untuk Negeri di Atas Awan 0

Empati untuk Negeri di Atas Awan

Biarlah Guncang (Teruntuk Negeri di Atas Awan) Biarlah guncang Biarlah rubuh Asal yang guncang tanah belaka Asal yang rubuh bukan pena dan mata kita yang berdansa Biarlah retak Biarlah menangis Asal yang retak bukan...

lomba blog 0

Lomba Blog FLP Aceh #PenaKamiTidakPuasa

Setelah Minggu (14 Juli 2013) lalu Forum Lingkar Pena mengadakan acara buka puasa bersama yang sisipi kegiatan menulis #FLPMengguncangRamadhan seharian dan posting serentak pada pukul 17.15 WIB di blog masing-masing, kali ini FLP Aceh...

Sejumlah Penulis Terima FLP Aceh Award 0

Sejumlah Penulis Terima FLP Aceh Award

Di tengah sejuknya suhu ruangan berpendingin dan hangatnya suasana persidangan Musyawarah Wilayah VII FLP Aceh Minggu (27/5) kemarin, sejumlah penulis didaulat maju ke atas panggung Aula Fatih Bilingual School untuk menerima penghargaan menulis. Pemberian award ini memang dilaksanakan dua tahun sekali setiap penyelenggaraan Musyawarah Wilayah FLP Aceh. “Divisi Kaderisasi memberikan penghargaan ini sebagai apresiasi kepada para anggota yang telah aktif berkarya. Semoga ini bisa memotivasi semuanya untuk lebih giat dalam menulis,” ujar Ade Oktiviyari, Ketua Divisi Kaderisasi periode 2010-2012.

Anak Kampung Nakhodai FLP Aceh 0

Anak Kampung Nakhodai FLP Aceh

FLP Aceh tidak bisa dibangun oleh saya seorang diri. Saya butuh dukungan teman-teman untuk bekerja bersama,” ujar Ibnu yang kelahiran Aceh Tamiang itu dalam first speech di upacara penutupan yang disambut sorak dan tepuk tangan hadirin. Di akun facebooknya, lulusan Fakultas Ekonomi Unsyiah dan kontributor majalah Tarbawi itu menuliskan status yang bernada rada galau tapi optimis, “Apa jadinya anak kampung nakhodai FLP Aceh. Bismillah.”

Menulislah Wahai Cut Kak 1

Menulislah Wahai Cut Kak

Dunia perempuan begitu kaya dengan cerita. Di balik perjalanan hidup yang dilatarbelakangi budaya, stigma dan setiap pengalaman-pengalamannya, selalu tersimpan mutiara hikmah yang sangat luas. Kalau kita simak, begitu ramainya dunia literasi dengan cerita tentang perempuan dengan segala keunikan perjalanan hidup dan spiritualitasnya. Ada keunikan di dalam narasi dan re-narasi perempuan. Selain itu perempuan juga menulis dengan makna. Setiap kata yang dituliskan mengalir tanpa khawatir. Segenap perasaaan yang ditumpahkan begitu tulus dan menggugah jiwa.