Category: Fiksi

Gadis Cilik Bergaun Merah Muda 1

Gadis Cilik Bergaun Merah Muda

Senja tadi kulihat seorang gadis cilik.
Masih setia bersama gaun, agenda dan pena merah mudanya.
Wajahnya sedikit tertawa, tapi hampa.
Ia masih berharap mimpinya.

Derap Langkah 1

Derap Langkah

Seperti matahari yang memancarkan sinar
Tidak pernah mengeluh terbakar
Angin yang tak terlihat
Namun tetap bisa kita rasakan

Hom 2

Hom

Aku bingung Ribuan semut merang-rang otakku Membuatnya berlubangAku gundah Selaksa gulana menerpa hatiku Menjadikannya kacau Kusut Semrawut Jangan tanya kenapa Ku tahu hanya satu kata “Hóm”

Lelaki yang Kucintai 0

Lelaki yang Kucintai

Hati ini terasa kian ngilu, bait-bait puisi kegalauan tak bisa menjadi penawar lagi. Kau kemudian jatuh sakit. Aku tidak pernah tahu seberapa parah sakit yang kau alami.

Hujan Hujam 0

Hujan Hujam

Serupa dengan mula negeriku membara
Seonggok kisah kian merekah nyala merambah
Memanasi setiap hasta
Menggerogoti setiap kasta
Hingga kita tak sadar menebar kata-kata murka

Pengaduan 0

Pengaduan

Tuhan
Hari ini aku ambil keputusan
Yang selama ini aku tak tau akibatnya
Aku tak tau kalau nanti terjadi goresan yang sangat mendalam

Lukisan Tak Berdebu 0

Lukisan Tak Berdebu

Aku berlari kearah piano. Betapa terkejutnya diriku saat kudapati ada bekas jari di touch piano. Aku melihat kekiri dan ke kanan, mencari siapa yang membunyikan piano barusan. Tiba-tiba mataku tertuju pada sebuah kalung yang tergantung di salah satu sisi dinding kamar. Aku sangat mengenal kalung tersebut. Ya itu kalung Ulfa. Dan aku pun juga memilikinya. Ibu sengaja membuat kalung yang sama untuk kami berdua. Tapi kenapa kalung itu ada disana?

Pesan Kepada Padi 0

Pesan Kepada Padi

padi, jika kau nanti ditumbuk
jangan mau dibeli oleh uang haram
Cepatlah keluar dari perut
Jadilah kotoran

Suatu Sore di Depan Jendela 2

Suatu Sore di Depan Jendela

Ups… bukankah aku baru saja melakukah hal yang juga menjadi hobi manusia? Mengeluh! Baiklah, kesadaran ketiga di sore ini: manusia memang sangat suka berkeluh kesah mulai dari hal-hal kecil bahkan hingga menggugat takdir.

Dunia Baru 0

Dunia Baru

Sekilas aku melihat seberkas cahaya dari lorong ini… aku mencoba berlari dan mencari sumber cahaya. Aku tercengang ketika melihat sebuah taman yang besar nan indah. Bukan. Bukan taman. Tapi dunia yang begitu menakjubkan. Suara...