Category: Puisi

Sekolahku Mati 0

Sekolahku Mati

Aku bocah merah putih duduk di bawah mentari Aku bocah merah putih berdiri di permukaan bumi Aku bocah merah putih berlari mengejar seutas mimpi menyongsong udara, membelah kali menerobos semak duri demi cita yang...

Memanggil Semangat yang Pergi 2

Memanggil Semangat yang Pergi

Jika semangat itu dicuri oleh kesibukan-kesibukan
Carikan lagi ia hingga dapat kembali kau genggam
Dan tempatkan lagi ia dalam ruangmu
Kunci ia dengan kedekatan pada-Nya
Penjarakan ia dengan niat ikhlas karena-Nya

Duka Sejuta Rupa 0

Duka Sejuta Rupa

Serentetan sesuara sumbang muntah dari moncong senapan
Kelabu halimun durhaka merongga menusuk relung harapan
Menyirat semua riak fragma terhunus reruncing di balik dipan:
Jeritan selinangan oase air mata dari butir-butir mata bertatapan

Kembang Api Beraroma Darah 3

Kembang Api Beraroma Darah

Kemudian melupakan fajar
meninggalkan panggilan
terlelap dalam nyanyian minggu yang nyaring dalam mimpimu
sementara jasadmu, jiwamu, kamu terkurung dalam tawa-tawa mereka.

Bukan Suram Tidak Pulang 0

Bukan Suram Tidak Pulang

Kemana?
Mana candaan yang mematikan itu?
Dimana aku memadamkannya?
Kau terus saja tanyakan tapi tak kunjung ada jawaban.
Hilang.

Izinkan 2

Izinkan

Di pelupuk, jalan berkabut
Garuda menerbangkanmu
Biarlah camar bersamaku

Dan Aku Lupa 0

Dan Aku Lupa

Barusan aku sampai
Dari perjalananku
Teduduk dan kaku di sudut kamarku
Termenung
Merasakan denyut nadiku
Merasakan aliran nafasku
Merasakan dingin panas hawa-hawa yang selalu menemaniku

Malam Suram 0

Malam Suram

Jarak-jarak berembun
Butir peluh bukti penat
Sejak malam berjaga-jaga
Mengintai malapetaka dalam senyap