Dan Pertiwi Pun Menangis

Hujan

Oleh: Amalia Masturah

Hujan

Pedas kasus demi kasus disuluti bom
Mendadak meledak mendurkai pertiwi
Dekat dipelupuk mata

Aku menatap mati si pencopet pasar
beda dengan pencopet duit pertiwi
Disegani dan dilayani

Hukum? Simpan saja di map itu
Letakkan di lemari, lalu kunci da telan ke dalam perut
Semua orang tau
Bahwa dia sang pelaku
Tapi semua tak berani mengadu

Sungguh hebat adabnya
besar tawanya
sampai rahangnya pun ternganga besar
tertawa melihat pengemis dengan penuh menang
“sungguh malang nasibmu”
Di dalam hati dia bangga bukan main
Mengalahkan pertiwi yang kini menangis

Rimo, 4 Juli 2011

FLP Aceh

Author: FLP Aceh

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here