Monyet di Lintas Seulawah (1)

Lembah Seulawah, dari dulu hingga kini tak pernah bosan memamerkan pesonanya. Udara yang sejuk segar, hutan pinus merkussi, dan especially, kawanan monyet di pinggir jalan. Melihat para monyet itu, aku seperti melihat diriku sendiri. Seperti berkaca, dan menemukan banyak hikmah di dalamnya. Ada beberapa tulisan khusus tentang monyet yang aku kumpulkan sepanjang melintasi Seulawah. Berikut di antaranya.

Monyet Sopan
Ketika melewati Lembah Seulawah, tiada yang paling ditunggu anak-anakku selain pertemuan dengan monyet. Mereka tuh lucu dan gerak-geriknya mirip dengan manusia. Jadi aku meminta kepada Pak Jaelani untuk meminggirkan mobil ketika bersua dengan binatang ini.
“Pak Jaelani, nanti kalo ketemu monyet berhenti ya,” pintaku. Pak Jaelani sang sopir pun mengiyakan. Beliau memperlambat mobil dan mengamati. Begitu juga dengan kami, tengok kanan dan tengok kiri. Meneliti dengan seksama takut ada yang terlewat.

“Eh itu ada monyet tuh!” teriak Fadhil. Dia melihat seekor monyet berbadan besar di seberang jalan. Pak Jaelani pun segera menepikan mobil. Tiba-tiba monyet ‘raksasa’ itu menyeberang jalan dan menghampiri mobil kami.
“Wah nih monyet, nekad amat!” batinku. Kalo ketabrak gimana. Diriku agak keder juga ngeliat badannya yang gedhe itu. Cepet-cepet aku menutup jendela, kuatir dia menyergap ke dalam mobil. Dia menunggu.

“Eh ada makanan gak? Monyetnya laper tuh!” Papaku angkat bicara.
“Kasih kacang aja!” Cek Fairu, adik Papaku antusias. Lalu Pak Jaelani menyerahkan sekantung kacang tanah ke monyet `raksasa` itu. Padahal kacang tanah itu jatah untuk kami. Dia pun berlalu tanpa mengucapkan sepatah kata pun (masak mau bilang terimakasih hehe).

Setelah menyeberang jalan, dia dengan santainya duduk di sebongkah batu besar. Lalu mulai mengupas kacang dan mengunyahnya dengan nikmat.
“Ih monyetnya sopan banget. Makannya sambil duduk!” celutuk Fadhli.
“Iya, gak kayak Fadhli, makannya sambil jalan-jalan,” sergah Faisal.
Ternyata monyet ngerti kesopanan juga ya.

(bersambung)

FLP Aceh

Author: FLP Aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here