Dana Pendidikan Vs Wali Nanggroe

You may also like...

1 Response

  1. Zamanhuri says:

    biaya siswa, tunjangan spp untuk meningkatkan kecerdasan bangsa Aceh, pengukuhan Wali nanggro dll, tidak begitu diminati oleh rakyat kelas bawahan dan harus di garis bawahi”tidak perlu’. Dana APBA Gunakan sehemat mungkin 1 ml untuk pengukuhan Kanun dan Walinanggro, selebihnya simpan saja di baitulmal yg dikelola oleh badan amal itu untuk dana pemantapan aqidah dan akhlak, atau badan itu boleh membentuk satu lembaga {penitia} yg harus dipertanggung jawabkan kepada Baitulmal setiap 6 bulan sikali, pihak penitia boleh menyalurkan dana untuk membayar gaji setiap imam meunasah yg di pilih dan dilantik oleh Persatuan Ulama {MUI] atau imum syik setempat.Bayaran 2jta/bulan bagi imam2 yg lulus seleksi, umpama aktif,Shalat berjamah 5 waktu dan bilal 1.5jta perbulan, peringkat permulaan memadai. Pada bulan syakban meminta kerjama pada setiap pengelola dayah untuk menerjunkankan ustaz2 yg berkemampuan kedalam masyarakat 1 org+2 Pendamping mereka bertugas di samping mendampingi imum syik juga mengajar fadhu i’n, Akhlak juga mengimarahkan meunasah dengan kegiatan keagamaan, misl; menggerakkan masa meuseuraya{meningindahkan meunasah}biaya dari penitia 1 jta,per bulan, 3 org ustaz tadi 6×3 org sampai hari raya fitrah, selepas setiap meunasah membuat halal bin halal 3 org ustaz kembali menimba ilmu ke dayah masing2 tugas di folow up oleh imum syik, tahun pertama aceh mula nampak wajah baru, tahun ke 2 tv dg kesadaran masyarakat di d toton waktu magrib sampai habis shalat insya, tahun ke 3 Aceh mendekati baldatun thaibatul warabbul grafur. Itulah budaya masyarakat aceh yng beriringan syarak yg mendapatkan do’a syuhada dan yg penting memenuhi panggilan Allah ; hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru ke makruf mencegah yg mungkar; Rasulpun memerintahkan kita ; sampaikan olehmu dari aku walau se ayat ;

Leave a Reply

%d bloggers like this: