Website Resmi FLP Aceh

Tentang Hujan Bahagian 1 0

Tentang Hujan Bahagian 1

Sejenak aku diam. Kuhitung tanggal dari awal Maret sampai awal April ini, namun tak bergeming, hanya tiap malam kau selalu merintiki. Kau tetap perkasa dengan ujungmu yang kian runcing, sungguh tajam, tapi lama-lama tumpul jua kukira. Jika kau hanya diam. Kukira kau lemah. Lemah atau takut akupun tak tahu? Atau hanya persepsiku yang belum mengenal tipe rintikmu itu jenis apa?, Sudahlah akan aku tutup daun pintu malam ini. Agar aku tak melihat rintikmu lagi.

Bukan Suram Tidak Pulang 0

Bukan Suram Tidak Pulang

Kemana?
Mana candaan yang mematikan itu?
Dimana aku memadamkannya?
Kau terus saja tanyakan tapi tak kunjung ada jawaban.
Hilang.

562448_412719075405220_100000013928276_1533124_760947952_a 0

Lelaki Penggenggam Purnama

Aku akan tetap di sini, menanti ayah. Setelah ia bertarung melawan rasa takutnya di tengah laut sana, aku ingin orang yang pertama kali dilihatnya adalah aku. Anaknya.

kupu-kupu-32 1

Menanti Delias

Beginilah caraku menikmati pagi.  Aku menyeruput secangkir rosela hangat sambil menanti Delias. Kupu-kupu cantik yang selalu datang di taman bungaku. Tamannya tak begitu luas, akan tetapi beragam bunga ada di sana. Rasanya damai sekali....

MENGEJAR FUAD 1

MENGEJAR FUAD

“Aku pernah melihatmu, namun aku tidak bisa”. Fuad berkata tanpa menoleh sama sekali.
“Kenapa?” suaraku melemah. Air mataku mulai jatuh.
“Karena aku bukan sayyed”, suara Fuad terdengar tegas, tidak ada sedikit pun nada penyesalan di sana. Langkahnya kembali berayun, meninggalkan jejak-jejak pahit dan sakit.

Nardha Bima Qasamallah 0

Nardha Bima Qasamallah

Selanjutnya ia bercerita tentang dirinya sekarang. Temanku berkata, ‘Dek, lon sama lage droen dan nyang laen. Sama! Tapi masa muda lon hana lee dek, masa muda lon ka tuha! Masa muda lon ka gadoh. Tiep uroe bak keude. Lah pie hana deuk. Hahaha’ *Dek, aku sama seperti kamu dan yang lain. Sama! Tapi masa muda aku udah nggak ada dek, masa mudaku sudah tua! Masa mudaku sudah hilang! Tiap hari aku di kedai. Syukur tidak lapar. Hahaha.

Diplomasi Rok Mini 2

Diplomasi Rok Mini

Kenyataannya, nyaris setiap pemilik rumah memilih menutup dan mengunci pintu rumah mereka demi keamanan. Bukankah ini menunjukkan tindakan tersebut sangat logis? Sebab, kejahatan terjadi bukan sekadar niat, melainkan juga didorong terbukanya kesempatan. Dengan alasan itu pula hukum dibuat. Jadi, ini bukan persoalan mindset semata.

Murin-an, Saksi Bisu Modernisasi 0

Murin-an, Saksi Bisu Modernisasi

Tersesat di kota tua Kyoto. Aku dan suami memasuki sebuah halaman bersuasana rindang. Walau sama sekali tak tahu gerangan apakah tempat ini sebenarnya, kami tetap melangkah masuk. Hm, sepintas lalu kelihatannya bukan seperti tempat wisata