Tagged: Mulla Kemalawaty

Antara Aku, Dinda dan Pangandaran 0

Antara Aku, Dinda dan Pangandaran

Di tengah malam buta aku bangun. Dan rasanya seperti mimpi mengingat aku tengah berkelana di tengah hutan, jauh dari orang tua dan saudara. Ada sensasi aneh yang untuk pertama kalinya kurasakan dalam hidupku. Aku tengah berkelana! Hebat bukan main!

Pahit dan Manisnya Bertetangga 0

Pahit dan Manisnya Bertetangga

Saya belajar memasak dan membuat kue, cara-cara menghadapi suami, mengurus anak dan sebagainya. Saya juga sering curhat, berbagi keceriaan sehingga saya tidak kesepian berada jauh dari kampung halaman.

Emmy Waris dan Ambulan 0

Emmy Waris dan Ambulan

Yah, inilah salah satu kelebihan Mbak Emmy. Dia tuh orangnya peka ama lingkungan. Gak kayak aku, yang rada-rada cuek.

Monyet di Lintas Seulawah (2) 0

Monyet di Lintas Seulawah (2)

Dari peristiwa itu aku belajar, kalo monyet berbeda-beda perangainya, seperti manusia juga kan. Ada yang pemberani, ada yang penakut, ada yang rakus, ada yang terjajah.

Jangan Tinggalkan Kami, Ibu 0

Jangan Tinggalkan Kami, Ibu

Tatkala luka itu begitu menggigit, hati begitu bernanah, jiwa begitu terkoyak, tak ada orang yang ingin kutemui untuk menghiburku, selain Ibu.

Tanti, My Best Friend 0

Tanti, My Best Friend

Tanti, kini aku mengerti mengapa aku bisa dekat denganmu. Dirimu selalu berhasil menghalau galau di hati ini. Selalu bisa menebak arah pikiranku, menelusuri jerit kalbuku, tanpa aku harus menjelaskan panjang lebar.

Aku Ingin Seperti Sakura 0

Aku Ingin Seperti Sakura

Aku ingin seperti sakura. Mempersembahkan tarian terbaik. Sebelum gugur secara bermartabat. Aku ingin seperti sakura. Yang selalu dikenang. Bahkan setelah dia tidak ada lagi.

Selamat Jalan Pak Din 0

Selamat Jalan Pak Din

Ngeliat anaknya yang masih kecil-kecil, hanya miris yang kurasa. Terbayang kesedihan dan penderitaan sang istri yang ditinggal pergi suaminya.

Seulawah, Dulu dan Kini 0

Seulawah, Dulu dan Kini

Titik-titik air yang bergelantungan di pucuk-pucuk pinus memberikan nuansa keindahan tersendiri. Kali lain saat maghrib menjelang, semburat cahaya kemerahan membias dari balik dedaunan.