14 Mei, FLP Aceh Gelar Workshop Menulis Nasional dan Nobar Film KMGP

Banda Aceh – Seiring berkembangnya waktu, ruang lingkup penyampaian pengetahuan manusia semakin terbuka dalam menerima kreatifitas. Termasuk penerimaan masyarakat terhadap perkembangan dunia literasi bertemakan pengetahuan yang mengandung beragam pesan moral. Literasi dari yang dulu hanya terdapat di berbagai buku, seiring masa berkembang dalam bentuk visual, diadaptasi ke layar lebar dan ditampilkan dalam bentuk film.

Menyadari hal itu, untuk merespon perkembangan dunia literasi yang terus bergerak maju, Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh menyelenggarakan workshop menulis disertai kegiatan menonton film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP).

Ketua FLP Aceh Isni Wardaton kepada flpaceh.net menjelaskan bahwa kedua kegiatan tersebut digelar dalam waktu bersamaan pada Minggu (14/05/17) di Auditorium FKIP Universitas Syiah Kuala. Tujuannya, selain melatih kemampuan menulis para peserta, menanamkan nilai pendidikan karakter melalu literasi serta memperkenalkan film remaja bernuansa islami.

“Kita ingin anak muda Aceh lihai dalam menulis untuk menyampaikan ide dan gagasan mereka. Prinsip utama dalam menulis adalah karakter yang menentukan arah dan memberikan nilai atas setiap karya yang dihasilkan. Penanaman nilai karakter adalah pondasi dasar yang wajib dimiliki setiap penulis”, jelas Isni.

Untuk mendukung suksesnya kegiatan itu, Isni sengaja mengundang penulis nasional Helvy Tiana Rosa sebagai pembicara dalam workshop menulis. Sedangkan untuk menyemarakkan kegiatan menonton film KMGP, ikut dihadirkan dua tokoh utama film tersebut dan para peserta berkesempatan melakukan meet and greet dengan keduanya.

IMG-20170413-WA0013

Helvy Tiana Rosa sendiri merupakan penulis yang amat produktif di Indonesia. Hingga saat ini, ia telah menulis lebih dari 50 buku, bahkan sebagiannya adalah best seller. Beberapa karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Arab, Jepang, Swedia dan Persia.

Adapun tiket kegiatan dapat diperoleh pada Sekretariat FLP Aceh (Jeulingke), Toko Buku Pustaka Paramitha, LDK Ar-Risalah UIN Ar-Raniry dan HIMABID FKIP Unsyiah. Tiket dibanderol dalam tiga kategori. Pembelian pada 12-22 April sebesar Rp40.000; tanggal 23-2 Mei sebesar Rp50.000; dan tanggal 3-12 Mei sebesar Rp60.000 dengan rincian sebagai berikut:

  • Tanggal 12-22 April (Workshop: Rp20.000, Nobar: Rp30.000), keduanya: Rp40.000.
  • Tanggal 23-02 Mei (Workshop: Rp25.000, Nobar: Rp35.000), keduanya: Rp50.000.
  • Tanggal 03-12 Mei (Workshop: Rp30.000, Nobar: Rp40.000), keduanya: Rp60.000.
FLP Aceh

Author: FLP Aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here