Balada Tanah Rencong

Karya Eramayawati

Di tanah ini lahir srikandi
yang berjiwa baja berhati bidadari
Namun, di tanah ini rakyat jelata mati
karena insan yang kehilangan hati

Kaum hawa anggun di balik hijab
Di sisi lain, penguasa mengisi perut lalu tidur lelap
Melupakan cara menjadi pemimpin beradab
Janji demi janji hilang dalam sekejap

Tanah ini harum oleh aroma jeumpa dan seulanga
Tapi juga tercemar oleh ganja
dan juga kamboja
yang gugur di atas pusara

Katanya tanah ini Serambi Mekah
Gelar Darussalam tercatat dalam sejarah
Tapi mengapa masih ada kisah penjarah
yang mengisi perut dengan hak kalangan bawah?
Padahal,  ini bukan lagi zaman penjajah

Tuhan pun murka
Gelombang maut diutus untuk menyapu makhluk berdosa
Hanya puing-puing yang tersisa
Dan segelintir manusia yang ajalnya belum tiba

Berhentilah mengenyangkan perut sendiri
Anak yatim dan janda juga butuh makan
Tak takutkah Tuhan murka untuk kedua kali?
Ajaklah nurani untuk mengingat Tuhan

Banda Aceh, 13 Desember 2012

Dimuat di Serambi Indonesia, edisi Minggu 21 April 2013

FLP Aceh

Author: FLP Aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here