Titik Menarik Sebuah Cerita

Oleh: Muhammad Yasin Jumadi, Lc

Titik menarik dari sebuah cerita tentu beda pada setiap orang. Saya sendiri melihat, titik menarik dari sebuah cerita adalah ketika adanya dinding kemustahilan, dan kemudian dinding kemustahilan itu bisa terpecahkan. Terpecahkan dengan cara yang tak bisa ditebak. Namanya saja mustahil. Ketika yang tidak mungkin, berubah menjadi mungkin. Ketika realita titik nadir berubah hingga mampu mencapai titk yang sangat ideal. Semakin rendah, semakin tinggi nilai ketika ia mencapai kesempurnaan.

Contohnya dalam KCB, Anna Althafunnisa sudah menikah dengan Furqan. Realita ini membuat pembaca berfikir, mustahil Anna bisa menikah dengan Azzam. Walau pembaca tahu bahwa Anna pasti ketemu Azzam, tapi bagaimana caranya? Bagaimana menghancurkan dinding kemustahilan ini–yaitu pernikahan yang sah dengan Furqan?

Kang Abik menembus dimensi kemustahilan ini dengan sebuah drama AIDS yang menyerang Furqan. Dan Akhirnya, Anna cerai dengan Furqan dan bisa menikah dengan Azzam. Semakin tidak mungkin Anna bertemu dengan Azzam, maka semakin menarik pula sebuah cerita. Toh, akhirnya Anna pasti jadian sama Azzam.

Contoh lainnya adalah Kungfu Panda. Mustahil Po bisa jadi Dragon Warrior. Realita menunjukkan itu. Semakin bodoh Po, maka membuat cerita ini semakin menarik, karena toh akhirnya Po memang Dragon Warrior dan menjadi pahlawan.

Banyak contoh lain. Tapi, sepertinya lebih baik kita buka Al-Quran saja. Kisah Nabi Yusuf a.s. yang Allah sebut sebagai kisah yang paling indah juga demikian. Kemustahilan pertama yang menghantam Nabi Yusuf adalah ketika saudara-saudaranya nyaris membunuhnya dan akhirnya melempar Nabi Yusuf ke sumur. Ini bisa dipecahkan dengan ada orang lewat dan ingin mengambil air ke sumur tersebut.

Kemustahilan kedua adalah ketika Nabi Yusuf dipenjara. Nabi Yusuf memilih penjara dari pada mengikuti rayuan para wanita penggoda. Kemustahilan ketiga, selama di penjara, sempat ada harapan bebas ketika salah satu dari dua orang dipenjara dibebaskan. Nabi Yusuf meminta orang tersebut membicarakannya dengan raja. Tapi, setan membuat orang tersebut lupa, sehingga Nabi Yusuf semakin lama mendekam di penjara.

Kemustahilan bertubi-tubi menimpa nabi Yusuf. Tidak hanya Nabi Yusuf, ayahnya Nabi Ya’qub juga dijerat kemustahilan. Nabi Ya’qub berfirasat Nabi Yusuf masih ada, tapi bagaimana cara meyakininya, karena Nabi Yusuf sudah hilang sejak kecil. Puncaknya Nabi Ya’qub buta karena menangis memikirkan Nabi Yusuf dan menghadapi sikap tak baik dari saudara-saudara Nabi Yusuf.

Tapi semua kemustahilan ini hancur lebur ketika Allah memberikan Nabi Yusuf kemampuan menafsirkan mimpi dan sikap amanah serta kecerdasan. Akhirnya Nabi Yusuf diangkat sebagai bendahara negeri Mesir. Nabi Ya’qub yang buta kembali bisa melihat hanya dengan sehelai baju. Saudara-saudara Nabi Yusuf yang tidak baik berubah bersujud pada Nabi Yusuf a.s.

Semakin buruk kondisi yang menimpa Nabi Yusuf dan ayahnya, semakin menarik pula cerita ini. Toh akhirnya Nabi Yusuf mampu menguasai posisi strategis bendahara Mesir yang menjadi pusat bantuan dunia kala itu.

Kalau saya mengingat-ingat cerita best seller lainnya, kayaknya juga sama. Ada kemustahilan, ada pemecahannya. Wallahu a’lam. []

FLP Aceh

Author: FLP Aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here